Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha

Sholat adalah tiangnya agama. Untuk itu setiap umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan sholat wajib 5 waktu atau sholat fardhu. Selain sholat fardhu, umat muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan sholat-sholat sunnah lainnya. Sholat sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa adalah sholat dhuha dan sholat tahajud.

Pada kesempatan ini akan diulas tentang niat sholat dhuha, keutamaan sholat dhuha dan tata cara sholat dhuha sesuai dengan sunnah Rasulullah. Simak dan pahami ulasan tentang sholat dhuha berikut.

Sholat Dhuha

Niat Dan Tata Cara Sholat Dhuha

Shalat dhuha merupakan salah satu shalat sunnah yang banyak dikerjakan umat muslim. Sholat dhua memiliki rentang waktu shalat cukup lama yaitu ketika matahari naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya atau kira-kira sekitar jam 8 pagi hingga waktu sebelum zuhur.

Shalat duha atau dhuha atau dalam bahasa arab صلاة الضحى pada dasarnya seperti shalat sunnah lainnya. Sholat dhuha biasanya dengan jumlah rakaat salat minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Sholat sunnah ini dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.

Niat Sholat Dhuha

Bacaan niat sholat dhuha arab

أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَي رَكْعَتَين ِللهِ تَعَاليَ

Bacaan niat sholat dhuha latin

“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Arti niat sholat dhuha

“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”

Keutamaan shalat dhuha

1. Bermanfaat bagi kesehatan jasmani

Seperti dikutip dari wikipedia, karena shalat dhuha dilakukan di pagi hari menjelang melakukan aktivitas harian. Menurut Dr. Ebrahim Kazim, seorang dokter, peneliti, serta direktur dari Trinidad Islamic Academy mengungkapkan bahwa gerakan teratur dari shalat akan menguatkan otot berserta tendonnya. Sendi serta berefek luar biasa terhadap sistem kardiovaskular.

Terlebih lagi shalat dhuha tidak hanya berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan teraturnya. Sholat dhuha juga dapat menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari.

Pendapat dr. Ebrahim Kazim tentang shalat adalah:

“Ada ketegangan yang lenyap karena tubuh secara fisiologis mengelurakan zat-zat seperti enkefalin dan endorfin. Zat ini sejenis morfin, termasuk opiat. Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya. Bedanya, zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.”

2. Bermanfaat buat kesehatan rohani

Tentu saja ketika melakukan shalat apapun sebenarnya kita akan merasakan ketenangan jiwa. Kelebihan shalat sunnah dhuha karena dilakukan sebelum melakukan aktifitas, insyallah selama beraktivitas kita akan merasakan ketenangan hingga sore hari.

Rasulullah saw berksabda:

“Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya”, (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan:

“Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika”

Artinya:

“Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”.

3. Akan dibangunkan sebuah rumah di surga

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, insyallah maka ia akan mendapatkan sebuah rumah di dalam surga.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (Shahih al-Jami`: 634)

4. Pahala seperti yang telah melakukan umrah

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah”, (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits lainnya disebutkan bahwa Nabi saw bersabda:

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna”, (Shahih al-Jami`: 6346).

3. Sholat dhuha sebagai ampunan Dosa

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi).

Tata Cara Sholat Dhuha

Adapun tata cara shalat dhuha yaitu seperti berikut :

  1. Membaca niat sholat dhuha
  2. Membaca doa Iftitah
  3. Membaca surat al Fatihah
  4. Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya (baiknya) rakaat pertama bacaan suratnya yaitu surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Al Lail
  5. Kemudian Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
  6. I’tidal dan membaca bacaannya
  7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  8. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
  9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  10. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.

Simak dan baca juga doa setelah sholat wajib yang perlu Anda ketahui.

Demikain ulasan tentang niat sholat dhuha, manfaat sholat dhuha dan tata cara sholat dhuha yang bisa Anda praktekkan. Sholat dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Untuk mengetahui waktu terbaik sholat dhuha silahkan baca waktu sholat dhuha yang di kutip dari artikel wisatanabawi.com.