Kata Mutiara Islami

Kadang disaat Anda mulai merasa down, merasa lemah baik dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Anda membutuhkan dorongan atau motivasi untuk membangkitkan semangat Anda kembali baik dalam bekerja maupun dalam beribadah.

Kadang hanya dengan kata mutiara islami Anda sudah mendapatkan motivasi dan semangat Anda kembali.

Kata Mutiara Islami Untuk Pembangkit Semangat

Kata Mutiara Islami

Pada kesempatan ini akan dinformasikan beberapa kata-kata bijak islami atau kata mutiara islami yang mungkin mampu membangkitkan semangat Anda.

Berikut kata-kata mutiara bernuansa islami yang kami rangkum dari berbagai sumber.

“Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah amal yang terus menerus meskipun hanya sedikit”, (Nabi Muhammad SAW).

“Orang yang beramal tanpa didasari oleh ilmu, maka amalnya akan sia-sia belaka karena tidak diterima oleh Allah SWT”, (Ibnu Ruslan).

“Pangkal dari semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah”, (Abu Sulaeman Addarani)

“Sifat rendah hati yaitu taat dalam mengerjakan kebenaran dan menerima kebenaran itu yang datangnya dari siapapun”, (Fudlail bin Iyadl).

“Pikiran merupakan sumber dari ilmu, sedangkan ilmu itu sendiri merupakan sumber amal”, (Wahb).

“Hendaklah kamu tetap berbuat baik kepada orang yang berbuat jelek kepadamu”, (Lukman Hakim)

“Orang yang bijak tidak akan terpeleset oleh harta, meskipun terpeleset ia akan mendapatkan pegangan”, (Abdullah bin Abbas)

“Memerintah atau mengawasi diri sendiri akan jauh lebih sulit dan lebih baik daripada memerintah dan mengawasi suatu negeri”, (Ibrahim bin Adham).

“Kerjakan apa saja yang telah menjadi hak dan kewajibanmu, karena kebahagiaan hidupmu terletak disitu”, (Musthafa Al-Gholayani)

“Yang disebut dengan teguh hati adalah memegang dengan sungguh-sungguh apa yang dibutuhkan olehmu dan membuang yang selain itu”, (Aktssam bin Shaifi)

“Setiap manusia memiliki orang yang dicintai dan dibenci, Tapi untukmu, jika ada berkumpulah dengan orang-orang yang bertakwa”, (Imam Syafii)

“Pengkhianatan yang paling besar adalah pengkhianatan umat. Sedangkan pengkhianatan yang paling keji adalah pengkhianatan pemimpin”, (Ali bin Abi Thalib)

“Setiap manusia hendaknya memperhatikan waktu juga sekaligus mengutamakannya”, (Umar bin Utsman Al-Maliky)

“Biasakan hatimu untuk bertafakur dan biasakan matamu untuk sering menangis”, (Abu Sulaiman Ad-Darani)

“Orang yang sehari-harinya hanya sibuk untuk mencari uang demi kesejahteraan keluarganya, maka mustahil ia mendapatkan ilmu pengetahuan”, (Imam Syafii)

“Barang siapa tidak menghargai nikmat, maka nikmat itu akan diambil dalam keadaan ia tidak mengetahuinya”, (Siriy Assaqathi)

“Bekerjalan untuk keperluan makanmu. Sedangkan yang paling baik bagimu adalah bangun di tengah malam dan berpuasa di siang hari”, (Ibrahim bin Adham)

“Sedikit makan, sedikit tidur dan sedikit kesenangan merupakan ciri-ciri orang yang dicintai oleh Allah”, (Abu Bakar bin Abdullah Al-Muzani)

“Jangan berteman yang hanya mau menemanimu disaat kamu sehat dan kaya, karena teman seperti itu sungguh sangat berbahaya sekali untukmu dibelakang hari”, (Imam Ghozali)”

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” — (QS.16:18), Al Quran

“Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia.” — (HR. Ad-Dailami), Hadist

“Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli” — (HR. Abu Dawud dan Ahmad), Hadist

“Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri.” — (HR. Bukhari), Hadist

“Seorang yang membawa tambang lalu pergi mencari dan mengumpulkan kayu bakar lantas dibawanya ke pasar untuk dijual dan uangnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan dan nafkah dirinya maka itu lebih baik dari seorang yang meminta-minta kepada orang-orang yang terkadang diberi dan kadang ditolak.” — (Mutafaq’alaih), Hadist

“Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal.” — (HR. Ad-Dailami), Hadist.

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” — (QS.11:114), Al Quran.

“Ambil hikmah dari masa lalu. Persiapkan untuk hari esok yang lebih baik. Berikan yang terbaik terhadap apa yang Anda lakukan sekarang.” — Rahmat, facebook.com/motivasi.islami.

“Optimisme itu seperti madu, yang menjadikan jamu (ujian) menjadi manis dan tetap memberikan manfaat (hikmah).” — Rahmat, facebook.com/motivasi.islami.

“Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah.” — HR. Ath-Thabrani, Hadist.

“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” — (QS.3:160), Al Quran.

“Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” — (QS.3:9), Al Quran.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” — (QS.2:286), Al Quran.

“Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tangannya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah.” — HR. Ahmad, Hadist.

“Disebutkan bahwa Imam Ahmad mengeluh ketika sakit. Kemudian ia mendengar Thawus berkata, Malaikat mencatat segala sesuatu hingga suara keluhan. Imam Ahmad pun tidak pernah mengeluh lagi hingga meninggal dunia, semoga Allah merahmatinya.” — Ibnu Katsir, [Tafsir Ibnu Katsir 4/225].

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” — (QS.2:155), Al Quran.

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” — (QS.2:153), Al Quran.

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” — QS.2:152, Al Quran.

Simak dan bagikan gambar animasi Ramadhan ini.

Kini telah banyak motivator atau pembicara di berbagai media baik itu dalam televisi, radio atau media cetak. Banyak diantaranya yang beragama islam atau muslim.

Contohnya motivator Indonesia yang sangat dikenal yaitu Mario teguh, Jaya Setiabudi, Ippo Siahaan dan masih banyak lagi. Semoga beberapa kata bijak islam tersebut di atas dapat membangkitkan semangat anda, dapat memicu anda untuk lebih giat.

Loading...
You May Also Like