Doa dan Tata Cara Mandi Wajib

Mandi besar atau mandi wajib atau mandi junub atau mandi janabah memang diharuskan bagi seseorang yang telah melakukan hubungan suami istri. Mandi junub juga harus dilakukan ketika telah mimpi basah yang menyebabkan keluarnya air mani (junub).

Mandi Wajib

Seorang perempuan sehabis berhenti haid, selesai masa nifas atau setelah melahirkan juga harus mandi wajib atau mandi junub. Mandi junub juga wajib dilakukan jika ada beberapa alasan lainnya yang dapat menyebabkan hadast besar.

Doa tata cara mandi besar

Pada dasarnya mandi wajib atau mandi besar sama dengan mandi seperti biasanya dengan membasuh seluruh bagian tubuh dengan air. Hanya yang membedakan mandi besar dan mandi biasa terletak pada niat serta ada beberapa hal yang di sunnahkan dalam melakukan mandi besar.

Selain itu dalam doa atau niat dalam melakukan mandi besar atau mandi wajib ini memiliki beberapa perbedaan niat yang berdasarkan sebab kita melakukan mandi besar. Seperti misalnya doa atau niat mandi besar setelah haid bagi perempuan berbeda dengan niat ketika mandi besar karena telah berhubungan suami istri. Adapun beberapa perbedaan niatnya diantaranya sebagai berikut:

Niat Mandi Wajib

1. Niat mandi wajib Junub (keluar air mani)

Mandi wajib junub dilakukan ketika seseorang telah berhubungan badan, mimpi basah, dan hal lainnya yang menyebabkan keluarnya air mani.

Bacaan Niat:

“NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA.”

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala.”

2. Niat mandi wajib setelah haid

Mandi wajib setelah haid dilakukan ketika perempuan beres haid, maka di hari berikutnya setelah tidak keluar lagi darah ia diwajibkan untuk melakukan mandi besar atua mandi wajib.

Bacaan niat:

“NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALA”

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta’ala.”

3. Niat mandi wajib karena Nifas

Mandi wajib karena nifas dilakukan ketika perempuan telah melahirkan dan sudah tak lagi mengeluarkan darah, dan tentunya ketika kondisi badannya telah kuat untuk melakukan mandi.

Bacaan niat:

“NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA”

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala.”

Rukun Mandi Wajib

Pada intinya ada 2 rukun dalam melakukan mandi besar yaitu :

  • Membaca niat
  • Mengguyur kepala dengan air sebanyak tiga kali, kemudian guyur bagian tubuh yang lain.

Sedangkan ada beberapa hal yang disunnahkan (sebaiknya dilakukan) ketika melakukan mandi besar adalah:

  • Berkumur-kumur (madhmadhoh),
  • Memasukkan air ke dalam lubang hidung (istinsyaq)
  • Membersihkan badan dengan menggosok-gosok badan (ad dalk)

Tata cara mandi wajib dengan benar dan sempurna

Walau Mandi besar akan sah dengan membaca niat dan membasuhkan air keseluruh tubuh saja. Ada beberapa hal yang disunnahkan dan beberapa hal yang sebaiknya dilakukan agar mandi besar menjadi lebih sempurna. Hal ini berdasarkan pendapat banyak ulama yang bersumber pada hadist dari ‘Aisyah dan hadits dari Maimunah.

  1. Membaca niat mandi wajib, cukup di dalam hati saja.
  2. Kemudian mencuci tangan sebanyak 3 kali dengan membersihkan hingga ke sela-sela jari, ini dilakukan sebelum mandi.
  3. Bersihkan bagian kemaluan dengan tangan kiri serta membersihkannya dari kotoran yang mungkin masih menempel.
  4. Bersihkan tangan yang telah digunakan untuk membersihkan kemaluan dengan tanah atau dengan sabun.
  5. Berwudhu, rukunnya sama dengan rukun wudhu seperti hendak sholat.
  6. Mengguyurkan air ke bagian kepala hingga ujung rambut sebanyak 3 kali.
  7. Membersihkan kepala dari sebelah kiri lalu sebelah kanan.
  8. Menyela-nyela rambut hingga air membasahi bagian kulit kepala
  9. Mengguyurkan air ke semua bagian tubuh dengan mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan.

Demikian informasi tentang niat mandi wajib atau mandi Junub yang harus dilakukan agar terbebas dari hadast besar. Untuk mengguyukan air bisa menggunakan alat apapun yang dapat mengalirkan air ke bagian tubuh. Anda bisa menggunakan shower, gayung atau alat lainnya. Itulah bacaan serta tata cara mandi wajib, semoga bermanfaat.

Doa Sebelum Sholat

Asri
1 min read

Doa Setelah Sholat Wajib

Asri
2 min read